Diskominfotik DKI Dorong Pemahaman Filosofi Ornamen Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Global

By Admin


Dok. Humas DKI
nusakini.com, Jakarta — Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menggelar forum diskusi budaya bertajuk “Ragam Visual Betawi, antara Filosofi, Pakem, dan Estetika” di Graha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/5).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Palang Pintu lantai 23 itu diikuti pegawai Diskominfotik serta organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, baik secara langsung maupun daring.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta, M. Shendy Adam, mengatakan penguatan budaya Betawi menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Jakarta sebagai daerah khusus sekaligus kota global.

Menurut dia, penggunaan ornamen dan simbol budaya Betawi tidak hanya berkaitan dengan unsur visual, tetapi juga harus disertai pemahaman terhadap filosofi dan maknanya.

“Budaya Betawi bukan sekadar elemen dekoratif. Ada nilai dan pesan yang perlu dipahami agar penerapannya lebih tepat,” ujar Shendy dalam kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, forum itu diharapkan dapat membantu aparatur pemerintah memahami penggunaan elemen budaya Betawi secara lebih sesuai dalam komunikasi publik maupun pekerjaan sehari-hari.

Dalam diskusi tersebut, praktisi arsitektur sekaligus anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Dorri Herlambang, memaparkan berbagai nilai dan filosofi yang melekat pada ragam visual Betawi.

Dorri mengapresiasi langkah Diskominfotik DKI yang dinilai ikut memperkuat literasi budaya meski bukan instansi yang secara langsung menangani bidang kebudayaan.

Menurut dia, penyampaian informasi yang tepat turut berperan dalam menjaga pemahaman masyarakat terhadap identitas budaya lokal.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke berbagai perangkat daerah agar semangat kebudayaan Betawi tetap hadir dalam berbagai sektor pembangunan Jakarta. (*)